Palembang, 7 Juni 2025 — Jamaah datang Husainiyah Al-Mahdi, Sabtu pagi (7/6), untuk menunaikan Sholat Eidul Adha 1446 H. Ibadah dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar 09.00 WIB, dipimpin oleh Ustadz Sayyid Husein Askari Al-Idrus yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.
Dalam khutbahnya, Ustadz Husein Askari mengajak jamaah meneladani keteguhan Nabi Ibrahim a.s. dari Mesopotamia hingga peristiwa pengorbanan putranya, Ismail a.s.
“Allah SWT menggantikan korban Ismail dengan seekor domba atas segala upaya perlawanan terhadap diri sendiri seorang Ibrahim melawan syaithon, dan kerelaan Ismail atas perintah Tuhannya.”
Beliau menegaskan bahwa esensi kisah tersebut adalah pembebasan manusia dari ego dan hawa nafsu:
“Inilah kisah mengenai agama Ibrahim yang mengisahkan kesempurnaan manusia dan kebebasannya dari sikap mementingkan diri sendiri… korbankanlah domba untuk mereka yang lapar.”
Lebih jauh, khatib mengajak jamaah mengidentifikasi “Ismail” modern—apa pun yang menghalangi ketaatan:
“Seperti Ibrahim, korbankanlah ‘Ismail-mu’: mungkin pekerjaanmu, ambisimu, nafsu buasmu, kekuasaan, pangkat, atau apa pun yang merampas kebebasan dan menjauhkan kita dari kewajiban kepada Allah SWT.”
Usai khutbah, jamaah saling bersalaman dan berpelukan, menandai berakhirnya rangkaian ibadah dengan penuh kehangatan dan persaudaraan.
Eidul Adha tahun ini di Husainiyah Al-Mahdi tak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga refleksi mendalam untuk mengorbankan ego demi kemanusiaan. Panitia berharap spirit pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail terus menginspirasi warga Palembang dalam kehidupan sehari-hari.